TURN BACK CRIME & FRAUD FOR BUSSINESS
Tujuan
- Mengetahui bagian kesalahan – kesalahan para pelaku Bisnis
- Memahami bagaimana Ketika ada kejadian. Baik sebelum, pas kejadian dan pasca kejadian.
- Memahami pengertian dan pintu Kejahatan dan mengetahui bagaimana kedepannya bagian yang harus di waspadai
- Memahami perbedaan peran dan fungsi Audit VS Investigasi
- Mengetahui Fraud dilegalakan karena tidak adanya media control stake holder
- Memahami bangunan utuh Investigasi
- Mengetahui Gambaran besar Investigasi
- Memahanmi Psikologi Investigasi berdasarkan situaisi dan kondisi kejadian yaitu TKP, Korban, Pelaku dan Barang Bukti yang dipermasalahkan
- Memahami 4 fungsi Investigasi untuk di transformasikan diinternal
- Mengetahui Hakekat Prinsip Pembuktian
- Memahami Syarat Alat Bukti Yang sah Sesuai Pasal 184
- Memahami pedoman Investigator agar bisa di aplikasikan pada Sub bidang terkait Fraud
- Mengetahui bagian-bagian yang di identifkasi pada Fraud dan run down pada Sub Div terkait Fraud
- Mengetahui Kejahatan Forgery dan UU yang terkait
- Memahami SOP Forensik dokumen untuk disinergikan dengan sop intern
- Mengetahui Transaksi aman dan bagaimana pola serta modus kejahatan Forgery.
- Mengetahui syarat riksa Forensik Dokumen
- Memahami Teknik Pengungkapan kasus Forgery
- Memahami hak dan kewajiban menjadi saksi
- Mengetahui Teknik dan cara menjernihkan kondisi Ketika terjadi diluar aturan dan hukum
- Memahami proses peradilan dan menjaga kejernihan
- Mengetahui dan memahami Teknik Penanganan Kasus Baik Internal dan Eksternal
- Mengetahui teknik kolaborasi diapangan dalam recovery
- Memehami dan mengetahui HTCK antar Sub Bidang dalam menerapkan 4 Fungsi Investigasi
- Memahami syarat Optimalisasi Sub Bidang Khususnya Investigasi
Materi
1. KESALAHAN – KESALAHAN PELAKU BISNIS
- Memisahkan Investigasi dengan Bisnis
- Silent Case
- Gagap Ketika ada Kejadian dan Crime
- Tidak 1 frekuensi dengan penegak hukum
- Fokus Omset atau pemasukan
- Phobia Hukum bereses pada Saksi
- TERMONOLOGI KEJAHATAN DAN MITIGASINYA
- Awal mula adanya Kejahatan
- 3 dasar adanya Kejahatan
- Pintu dan Pencegahan yang harus di waspadai
- Transformasi Kejahatan dari Kolonial ke Zaman Gen X
- 2 Sisi pertanggung Jawaban Pelaku Crime & Fraud
- AUDIT VS INVESTIGASI (AI)
- Perbedaan titik tembak
- Garis merah antara Audit dengan Investigasi
- Up grade Audit mengarah pada penajaman
- FRAUD YANG DILEGALKAN
- Mencari Fraud dilapangan
- Fraud secara Hukum
- Legalisasi atau kebijakan yang harus waspadai “Stake holder”
- Mencari Fraud legalisasi
- FRAME WORK INVESTIGASI
- Menyusun Puzzle
- Rekontruksi
- Terpola secara logis dan ilmiah
- Record/Terekam
- PSIKOLOGI INVESTIGASI
- TKP (Tempat Kejadian Perkara)
- Korban
- Pelaku
- Barang Bukti
- Kondisi dilapangan sesuai sampel di ambil di TKP.. (SIMULASI)
- 4 FUNGSI INVESTIGASI
- Uji Mitigasi yang ada
- Ungkap Kasus
- Rubah Sistem
- Resarch/Penelitian
- Games (Fokus, Konsentarsi dan Logika)
- PRISIP PEMBUKTIAN
- Pengertian Pembuktian
- Hakekat dan Tujuan Pembuktian
- Syarat Alat Bukti Yang Sah Sesuai pasal 184
- PEDOMAN INVESTIGATOR
- Kalibrasi
- Independen
- Tim work
- IDENTIFIKASI CRIME & FRAUD
- Berdasarkan Pelaku, TKP, Modus dan Motif (sebelum kejadian, Ketika kejadian dan pasca kejadian)
- Profiling Intern SDM (daftar, kerja dan keluar)
- KEJAHATAN FORGERY (PEMALSUAN DOKUMEN) &FORENSIK DOKUMEN
- Kejahatan Forgery (Pemalsuan Dokumen) & UU yang terkait
- Bedah Kasus Kejahatan Forgery
- Kenapa dokumen bisa di forensic
- Tata cara atau SOP Forensik Dokumen disinergikan dengan SOP Intern dalam Riksa Dokumen
- Syarat Teknik Riksa Forensik Dokumen
- Tips panduan transaksii yang Aman terkait dokumen
- Simulasi Cara Penangaan dan Pengungkapan Kejahatan Forggery
- PANDUAN CASE KETIKA DITANGANI INTERNAL
- Uji Laporan dengan 6 unsur syarat Kronologi Kejadian Perkara Layak dilakukan Investigasi atau tidak
- Penuhi Unsur Alat bukti yang sah sesuai prinsip pembuktian
- Klasifikasikan dan nilai derajat Saksi & BB
- Fokus Pembuktian
- PANDUAN KETIKA CASE DI SERAHKAN KE PENEGAK HUKUM
- Persiapan Laporan Polisi (Prinsip Pembuktian)
- Kolaborasi Recovery
- Menjaga Proses berjalannya peradilan secara jernih
- Hindari focus pada kejar pelaku
- FORMULA ANTI REPEAT CONTROL FAILURE BAGI SUB BIDANG YANG TERKAIT FRAUD DAN CRIME
- HTCK (Hubungan Tata kerja Tiap Sub Bidang Kerja)
- Penajaman Produk dari tiap-tiap Sub Bidang Fokus pada Anti Fraud & Crime
- Syarat Optimalisasi Sub Bidang Investigasi
- Simulasi Case Profiling dan Ungkap Kasus
Durasi
2 Hari
Registration
THE INFINITY ACADEMY
Contact Info
Gunung Sindur, Bogor
Ratna Samiah (Marketing)
0811-9878-785
Kamilia Ulfah (Admin)
0896-3025-2629
Vina Firmalia (Marketing)
0812-1849-9009
Senin-Jum'at
08.30-16.00 WIB
Follow Us
Copyright © 2026 The Infinity Academy